University of Oxford dikenal sebagai salah satu universitas tertua dan paling bergengsi di dunia. Namun, banyak orang bertanya-tanya, apakah Oxford memiliki School of Art yang berdedikasi khusus untuk seni rupa seperti yang dimiliki oleh universitas slot bet 200 lain? Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang hubungan Oxford dengan seni dan apakah ada program yang ditawarkan bagi mereka yang tertarik dengan bidang seni rupa.
Apakah Oxford Memiliki School of Art?
Secara teknis, University of Oxford tidak memiliki “School of Art” yang berdiri sendiri, seperti yang ditemukan di institusi seni khusus seperti Royal College of Art (RCA) di London atau Slade School of Fine Art di UCL. Namun, seni tetap menjadi bagian penting dalam akademik dan budaya di Oxford, dengan berbagai departemen dan institusi yang mendukung pembelajaran dan praktik seni.
Studi Seni di Oxford
Meskipun tidak ada sekolah seni rupa khusus, Oxford memiliki program studi yang berhubungan dengan seni, terutama dalam bidang Sejarah Seni dan Praktik Seni Visual.
1. Departemen Sejarah Seni (Department of History of Art)
Bagi mereka yang tertarik dengan teori dan sejarah seni, University of Oxford menawarkan gelar dalam Sejarah Seni melalui Department of History of Art. Program ini mencakup berbagai aspek seni, mulai dari arsitektur, lukisan, patung, hingga seni digital.
-
Program Sarjana (BA in History of Art):
- Studi tentang seni dari berbagai periode dan budaya.
- Fokus pada teori, estetika, dan konteks sejarah seni.
- Akses ke koleksi seni dan museum di Oxford.
-
Program Pascasarjana (MSt & DPhil in History of Art):
- Penelitian mendalam tentang topik seni tertentu.
- Kolaborasi dengan museum dan galeri seni.
2. The Ruskin School of Art
Jika ada bagian dari Oxford yang paling dekat dengan “School of Art”, itu adalah The Ruskin School of Art. Ruskin adalah satu-satunya institusi di Oxford yang menawarkan program praktik seni rupa.
Apa yang Ditawarkan oleh Ruskin School of Art?
-
Program Sarjana (BFA – Bachelor of Fine Art)
- Program tiga tahun yang menggabungkan praktik seni dengan teori seni.
- Siswa memiliki akses ke studio, ruang pameran, dan bimbingan dari seniman profesional.
- Fokus pada seni kontemporer, termasuk seni visual, instalasi, dan media digital.
-
Program Pascasarjana (MFA & DPhil in Fine Art)
- MFA (Master of Fine Art): Program satu tahun yang mendukung eksplorasi seni eksperimental dan konseptual.
- DPhil (Doctor of Philosophy) in Fine Art: Gelar doktor berbasis penelitian dalam bidang seni.
-
Fasilitas di Ruskin School of Art
- Studio seni dan ruang kerja untuk eksperimen seni.
- Laboratorium digital untuk eksplorasi seni berbasis teknologi.
- Kolaborasi dengan Ashmolean Museum dan institusi budaya lainnya di Oxford.
Sumber Daya Seni di Oxford
Selain program akademik, Oxford juga memiliki beberapa institusi seni yang kaya akan koleksi dan pameran:
-
Ashmolean Museum
- Museum seni dan arkeologi tertua di Inggris.
- Koleksi seni dari berbagai era, termasuk seni Renaisans, seni Asia, dan seni modern.
-
Modern Art Oxford
- Galeri seni kontemporer yang sering menampilkan karya seniman internasional.
- Menyediakan program residensi bagi seniman muda dan mahasiswa.
-
The Bodleian Libraries
- Koleksi manuskrip dan ilustrasi artistik dari berbagai abad.
Meskipun University of Oxford tidak memiliki “School of Art” secara khusus, institusi ini tetap menawarkan pendidikan seni berkualitas tinggi melalui The Ruskin School of Art dan Department of History of Art. Bagi mereka yang ingin mengejar studi seni di lingkungan akademik kelas dunia dengan akses ke sumber daya seni yang kaya, Oxford tetap menjadi pilihan yang sangat baik.